Ada pepatah yang mengatakan “tak kan lari gunung dikejar”, tapi menurut gw, pepatah itu ga sepenuhnya benar. Dalam realitanya, gunung itu sebenarnya bergerak, hanya banyak dari kita yang tidak menyadarinya. Gunung memang tidak lari, tapi hari demi hari tumbuh makin tinggi dan bergeser.
Ibaratkan gunung adalah hati manusia. Jodoh tak kan lari kemana, tapi perlu ihktiar juga kan..?? Allah yang menetukan segalanya, tapi kita yang berusaha. Apabila hati tidak pernah disentuh lagi, lambat laun akan bergeser juga bukan…?? Kebahagiaan tu memang harus dicari dan diusahakan, bukan diratapi saja. Hati seperti gunung, tidak lari tapi lambat laun akan tumbuh dan bergerak sedikit2.
Jika menyayangi seseorang, raihlah hatinya, jangan sia-siakan dia. Jangan karena kamu berpikir dy sangat menyayangimu membuatnya tidak akan pernah jatuh cinta lagi pada orang lain. Hellooooo….hati bergerak bukan? Manusia pun perlu makan, sama dengan hati, perlu disentuh. Ketika kamu lama tidak memberi asupan pada hati orang yang kamu sayangi, mungkin saja kamu akan kehilangannya selamanya en saat itulah baru kamu sadari kalo dy sangat berarti untukmu.
achoey said,
May 7, 2009 at 10:51 am
Dik, makasih atas nasihatnya
Ini berguna buat A
dindut said,
May 7, 2009 at 11:20 am
sama2
rania said,
May 19, 2009 at 2:43 pm
Yup .. ada kiasan aku “mampu menyentuh hatimu tanpa menyentuh tubuh mu” ..i loved it
AYP said,
May 31, 2009 at 8:37 am
mantabb
Peluang usaha said,
June 8, 2009 at 10:17 pm
Sebenarya segala sesuatu harus dikejar, bila tidak dikejar mungkin peluang tidak terbuka lebar.
nDasJowo said,
June 17, 2009 at 8:07 pm
Seprtinya gak juga tuh….
Mungkin benar gunung ber gerak dan tumbuh…
tp bagai mana pergerakan gunung dan pertumbuhan gunung… juga harus dibandingkan pergerakan gunung dan umur manusia…
Orang bilang Matahari terbit dari arah Timur….
Klo melihat dari judul di atas salah doong…
tak perlu butuh waktu yang cepet seperti pergerakan gunung…
untuk matahari bergeser 12,5D kearah utara dan selatan…
apa juga perllu di batah kalo matahari terbit dari timur….
yang jelas bagaimana kita menyikapi dan melihat suatu keadaan…
yang sudah ada dan berjalan … selama tidak menyimpang kaidah secara frontal i’ts FINE…
Ryan said,
July 3, 2009 at 4:50 pm
Lha wong gunung kok di kejar toh, apa gak capek ..hehe
dindut said,
July 4, 2009 at 11:36 pm
capek, hehe
destamas said,
July 13, 2009 at 10:18 am
gunung jng di kejar enak tuh di nikmatin naik gunungnya…. pemandangannyakan bagus2 tuh… nah kita photo2dah… hehehe
dindut said,
July 13, 2009 at 10:58 am
btulll