Dy bukan orang yang ada di listku. Dy juga bukan orang yang dahulunya membuatku merasakan getaran2 kimia. Tapi, sekarang dy menjadi orang yang ada di hatiku. Orang yang membuatku merasakan getaran kimia itu. Orang yang membuat tidurku ga nyenyak (gimana mau nyenyak coba, tiap malem video call muluk
). Orang yang membuatku merasakan memiliki seseorang.
Dulu aku ga percaya pepatah jawa: “witing trisna jalaran saka kulina“. Dan sekarang aku percaya, coz it happened. Aku memilih jalan yang ga mudah, tapi jalan inilah yang sekarang membuatku nyaman en bahagia tentunya. Dy bukanlah orang paling romantis. Dy juga bukan malaikat karena dy manusia (itu jelas!!!) –> ini statement bodoh ga si?
. Tapi, dy adalah malaikat pelindungku. Melindungiku dari kejamnya dunia. Melindungiku dari hujan badai (ini kiasan ya!). Melindungiku dari teriknya mentari (ini kiasan juga!). Oke, enough, ntar GR orangnya
.
It just happened.. dan rasa sayang datangnya memang tidak bisa diduga, dicegah, dan dibendung, dan terjadi pada waktu yang tidak disangka dan kepada orang yag tidak dikira. Huff..!! Di dirinya aku menemukan rasa nyamanku. Di dirinya juga aku belajar lebih baik. Dari dirinya pun aku jadi sering mandi, ngurangi teriak2, en jadi lebih semangat ngerjain skripsiku. Makasih..makasih..en makasih ya Allah, Kau kirimkan seorang malaikat kepadaku.
Semakin hari aku semakin sayang ma dy. Meski semua seperti Jet yang melaju cepat, tapi aku selalu berusaha menjaga agar tidak berakhir secepat Jet. Aku ga berani berpikir terlalu jauh, aku hanya ingin menjalaninya dengan baik dan memberikan yang terbaik (maaf nyontek slogan IPB dikit
). Again, Thx God U send me an angel without wings. He doesn’t need wings, coz he has me as his wings.